Seminar dan Eksibisi Pemantau Independen Kehutanan Mendukung Tata Kelola Hutan yang Bertanggung Jawab dan Berkelanjutan

Sasaran Kegiatan
Menunjukan kesiapan Pemantau Independen Kehutanan dalam rangka mendukung dan menciptakan tata kelola hutan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Tujuan dan Keluaran Kegiatan

Tujuan dari dilaksanakannya Seminar dan Eksibisi Pemantau Independen adalah untuk:

  • Memperkenalkan Pemantau Independen kepada pihak-pihak yang berkepentingan adanya Pemantau Independen
  • Memperkenalkan metode pemantauan dan berbagi pengalaman dalam melakukan pemantauan
  • Mendorong komitmen dan dukungan terkait keamanan pemantauan
  • Mengidentifikasi peluang dukungan untuk keberlanjutan proses pemantauan

Keluaran yang diharapkan dari terlaksananya Seminar dan Eksibisi Pemantau Independen antara lain :

  • Pengambil kebijakan dan para pihak yang terkait dengan tata kelola kehutanan mengetahui bahwa fungsi pemantauan hutan adalah salah satu pilar agar terciptanya tata kelola hutan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
  • Tersosialisasikannya organisasi Pemantau Independen Kehutanan kepada masyarakat yang lebih luas
  • Terjaringnya anggota baik individu dan organisasi yang berpotensi untuk ikut terlibat melakukan kegiatan pemantauan kehutanan.

Waktu dan Tempat Kegiatan
Kegiatan Seminar dan Eksibisi Pemantau Independen Kehutanan akan dilaksanakan pada tanggal 30 – 31 Agustus 2016, bertempat di Auditorium gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Jakarta.

Pelaksana Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan kerja sama antara organisasi Pemantau Independen Kehutanan di Indonesia. Organisasi tersebut antara lain :

  • Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK)
  • Eyes on The Forest (EoF)
  • Aliansi Pemantau Independen Kehutanan Sumatera (APIKS)
  • Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Mangkubumi
  • Yayasan Cakrawala Hijau Indonesia (YCHI)
  • Lembaga Studi Pengembagan Pedesaan (LSPP)
  • AURIGA
  • Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga didukung oleh Multistakeholder Forestry Programme (MFP), Forest Watch Indonesia (FWI), Environmental Investigation Agency (EIA), dan WWF Indonesia.