The Monitor Newsletter Edisi 23

Bagikan:

Pengelolaan hutan di Indonesia masih menghadapi persoalan serius, terutama dalam upaya melindungi spesies bernilai konservasi tinggi dari eksploitasi. Pembalakan ilegal di berbagai wilayah tidak lagi berlangsung secara sporadis, melainkan terhubung dalam rantai pasok yang rapi dan berkelanjutan dengan memanfaatkan celah regulasi serta lemahnya pengawasan.

The Monitor adalah newsletter triwulanan Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) yang menjadi ruang berbagi informasi, hasil pemantauan lapangan, serta refleksi kritis mengenai tata kelola hutan di Indonesia dari berbagai sudut pandang.

Edisi ke-XXIII mengangkat isu perdagangan kayu ramin (Gonystylus bancanus), spesies endemik hutan rawa gambut yang telah berstatus Critically Endangered dan terdaftar dalam Appendix II CITES. Investigasi lapangan JPIK di Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa penebangan ramin masih terjadi di kawasan hutan lindung dan kayu tersebut mengalir ke pasar melalui rantai peredaran yang sulit ditelusuri. Temuan ini menyoroti bagaimana kerentanan dalam sistem pengawasan dan verifikasi dimanfaatkan untuk melanggengkan eksploitasi spesies yang seharusnya dilindungi.

Namun edisi ini tidak berhenti pada pemaparan temuan pemantauan. Dua tulisan lainnya secara khusus menghadirkan perspektif sains dan kebijakan untuk melihat ramin dan pengelolaannya dari sisi yang berbeda. Pembahasan mengenai digitalisasi rantai pasok dan tata kelola hutan gambut menempatkan ramin dalam konteks ekologi, regenerasi, serta kebutuhan sistem pengawasan berbasis teknologi. Sementara itu, tulisan tentang forensik kayu memperlihatkan bahwa pendekatan ilmiah dan introduksinya dalam sistem hukum kehutanan akan meningkatkan kekuatan sistem pengelolaan hutan lestari dan pada gilirannya dapat memberikan impact positif bagi kepercayaan perdagangan kayu dari Indonesia.

Dengan mempertemukan pemantauan masyarakat sipil dan pendekatan ilmiah, The Monitor Edisi XXIII mengajak pembaca melihat persoalan ramin secara lebih utuh—bukan hanya sebagai kasus pelanggaran hukum, tetapi sebagai tantangan tata kelola yang menuntut pembenahan sistemik, berbasis bukti, dan berpijak pada pengetahuan.

Download The Monitor Edisi 23 (Versi Indonesia)

Download The Monitor Edisi 23 (Versi English)

Saran Artikel

POLICY BRIEF – MULTI USAHA KEHUTANAN DALAM PRAKTIK: PELAJARAN IMPLEMENTASI UNTUK PENGUATAN TATA KELOLA HUTAN
The Monitor Newsletter Edisi 24
The Monitor Newsletter Edisi 23

Artikel Terkait

Punya Informasi Pelanggaran Kehutanan?

Laporkan temuan Anda untuk diverifikasi dan didorong menjadi bagian dari proses penegakan hukum dan advokasi kebijakan.

Scroll to Top