Nilai Buruk pada Indikator Kesehatan Finansial Perusahaan, Diindikasikan akan Menghambat Proses Resolusi Konflik

Bagikan:

Kamis (15/03)-Hasil sensus pada perusahaan pemegang Sertifikat PHPL (S-PHPL) pada periode 2014-2016 ditemukan nilai buruk pada indikator 2.6 terkait kesehatan finansial perusahaan dan tingkat investasi dan reinvestasi yang memadai.

Berdasarkan temuan JPIK yang terdapat dalam laporan “SVLK: Proses Tata Kelola Bertanggung Gugat” Penilaian S-PHPL banyak ditemukan nilai buruk pada verifier 2.6.1 dan 2.6.3 tentang kondisi kesehatan finansial dan realisasi alokasi dana yang proporsional. Hal ini menjadi tanda tanya besar dalam praktik pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Menurut JPIK dari total jumlah penilaian pada Sertifikasi PHPL (IUPHHK-HT dan IUPHHK-HA) yang mendapatkan nilai buruk pada Verifier 2.6.1 berjumlah 74 dan pada Verifier 2.6.3 berjumlah 71. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada penyelesaian permasalahan-permasalahan pengelolaan hutan terutama yang menyangkut aspek sosial dan ekologi.

Baca selengkapnya pada buku JPIK SVLK: Proses Tata Kelola Bertanggung Gugat

Saran Artikel

POLICY BRIEF – MULTI USAHA KEHUTANAN DALAM PRAKTIK: PELAJARAN IMPLEMENTASI UNTUK PENGUATAN TATA KELOLA HUTAN
The Monitor Newsletter Edisi 24
The Monitor Newsletter Edisi 23

Artikel Terkait

Punya Informasi Pelanggaran Kehutanan?

Laporkan temuan Anda untuk diverifikasi dan didorong menjadi bagian dari proses penegakan hukum dan advokasi kebijakan.

Scroll to Top